Senyuman yang indah tentunya meningkatkan rasa percaya diri seseorang. Estetika senyum, meskipun sangat dipengaruhi oleh warna, bentuk, dan posisi gigi, juga dipengaruhi oleh warna jaringan gingiva. Warna gingiva dipengaruhi oleh suplai vaskuler, ketebalan dan derajat keratinisasi epitel, dan adanya berbagai pigmen. Diantaranya, faktor utama yang berkontribusi terhadap warna gingiva adalah melanin. Hiperpigmentasi gingiva tidak menimbulkan masalah medis, tetapi banyak pasien mungkin menganggap ini sebagai masalah estetika, terutama pasien dengan tampilan gingiva yang berlebihan atau senyum bergetah. Penyebab paling umum adalah pigmentasi fisiologis yaitu produksi melanin, meskipun beberapa kebiasaan buruk seperti merokok dapat lebih merangsang pigmentasi melanin, sehingga intensitas pigmentasi juga terkait dengan durasi merokok dan jumlah rokok yang dikonsumsi.
Cara Perawatan Depigmentasi gingiva adalah perawatan untuk menghilangkan hiperpigmentasi melanin pada gingiva dan berbagai metode telah digunakan untuk prosedur ini dengan tingkat keberhasilan yang berbeda termasuk gingivektomi, gingivektomi dengan autograft gingiva gratis, allograft matriks dermal aseluler, bedah listrik, cryosurgery dan abrasi dengan diamond bur . Kelemahan dari teknik ini adalah perdarahan intraoperatif dan pasca operasi, kebutuhan anestesi, kebutuhan paket / balutan periodontal, risiko infeksi pasca operasi, edema dll.
Laser dengan panjang gelombang yang berbeda telah digunakan dengan mudah dengan toleransi yang baik dan hasil estetika yang baik. Dalam proses depigmentasi jaringan epitel yang menunjukkan pigmen melanin yang berlebihan dihilangkan menggunakan laser dioda. PIOON Laser menawarkan berbagai panjang gelombang yang dapat digunakan baik secara kontak maupun non-kontak untuk melakukan prosedur ini. Dalam kasus ini hanya anestesi topikal yang diterapkan, panjang gelombang 980nm digunakan dalam mode kontak dalam gerakan mengikis pada pengaturan ablatif untuk menghilangkan epitel berpigmen dan sebagian jaringan ikat, meninggalkan sisa jaringan ikat utuh. Setelah prosedur, perban laser dilakukan, instruksi pasca operasi diberikan dan pasien terus ditindaklanjuti.
Hanaa M. El Shenawy dkk pada tahun 2015 menggunakan panjang gelombang 980nm dan menyimpulkan bahwa penggunaan laser dioda merupakan modalitas pengobatan yang aman dan efektif yang memberikan estetika optimal dengan ketidaknyamanan minimal pada pasien dengan hiperpigmentasi gingiva. Eser Elemek pada tahun 2018 juga menyarankan bahwa penggunaan laser dioda 810nm untuk depigmentasi gingiva menghasilkan penyembuhan total dengan hasil estetika maksimum dan ketidaknyamanan pasien yang minimal.
Dasar Pemikiran di Balik Penggunaan Laser Laser diserap oleh pigmen (melanin dan hemoglobin) dalam jaringan lunak, sehingga menjadikannya modalitas yang sangat baik untuk prosedur depigmentasi dengan jumlah perdarahan minimal. Ini juga menawarkan penanganan jaringan yang mudah, waktu kursi yang lebih sedikit, potensi dekontaminasi dan sterilisasi. Ini juga membentuk koagulum protein pada permukaan luka yang bertindak sebagai pembalut luka biologis, menyegel ujung ujung saraf sensorik sehingga menghilangkan kebutuhan pembalut / pembalut periodontal, sehingga membuat perawatan laser estetika lebih dapat diterima oleh pasien.
Kesimpulan Penggunaan laser dioda adalah cara yang aman, efektif, cepat, dan minimal invasif. Mereka memberikan estetika optimal dengan mengurangi ketidaknyamanan pada pasien selama dan setelah prosedur.